Rss

Tentang BeeComics

Foto saya

Komik bagi sebagian orang dipandang sebagai hal yang negatif. Padahal sebenarnya didalam proses menghasilkan sebuah komik dibutuhkan bukan hanya kemampuan menggambar saja, namun lebih kompleks seperti menghidupkan gambar melalui sebuah kata-kata (scriptor), merangkai gambar menjadi cerita (story telling), memberikan emosi melalui karakter tubuh (character), pewarnaan gelap (inker), pergerakan (movement), selera (taste), rasa (feeling.), dll.

Bagi sebagian orang menggambar komik juga dipandang hanya sebagai hobby saja dan tidak lebih. Padahal komik di beberapa negara besar seperti Amerika, Jepang, dan negara-negara maju lainnya sudah menjadi sebuah industri besar, yang menghasilkan tokoh-tokoh komik besar seperti X-men, Superman, Batman, Disney, Spiderman, Dragon Ball, Samurai X, SailorMoon, Steam Boy, Tiger Wong dll

A. Siapa itu Beecomics?
Animo penggemar komik di Indonesia besar, terbukti dengan banyak macamnya buku-buku komik buatan Jepang yang dijual di toko-toko buku serta bermunculannya film-film animasi di televisi.

Beecomics adalah sebuah sekolah komik pertama di Surabaya yan mengajarkan tentang bagaimana cara membuat komik dengan baik dan benar, bentuk tokoh, memberikan emosi pada tokoh agar lebih hidup, membentuk karakter, lebih kompleksnya bagaimana membuat sebuah cerita secara jelas melalui gambar-gambar komik dari segala aliran baik itu aliran manga, USA mapun bebas. Dan diharapkan siswa nantinya bisa menciptakan gaya/style sendiri . Membahasakan sebuah makna dalam bentuk visual, sehingga mudah dipahami. Beecomics juga memperkenalkan karya-karya siswa ke dunia luar, melalui media website.

Selasa, 30 Agustus 2011

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Beecomics Surabaya mulai tgl 27 Agustus libur sampai dengan tgl 3 September. Mulai beraktifitas kembali tgl 5 September. Menyambut terbit fajar 1 syawal 1432 H yg menjadikan bumi ini bertebaran cahaya salam Idhul Fitri, kami keluarga besar Beecomics mohon maaf lahir bathin, semoga keiklasan dlm amalan silaturahmi senantiasa bersama kita.

0 komentar: